Judul : Segala-galanya Ambyar
Penulis : Mark Manson
Alih Bahasa : Adinto F. Susanto
Penerbit : Gramedia Widiasarana Indonesia
Cetakan : 2020
Tebal : xiii + 348 hlm., 14x21 cm
ISBN : 978-602-052-283-8
"Hanya karena segalanya tampak kacau, bukan berarti Anda juga harus menjadi kacau. Buku Mark Manson menjadi bekal untuk hidup yang lebih baik dan dunia yang lebih baik, dan kinilah saat yang paling tepat untuk membacanya." (Ryan Holiday, penulis buku terlaris versi New York Times berjudul The Obstacle is the Way dan Ego Is The Enemy)
Buku Segala-galanya Ambyar adalah buku kedua Mark Manson yang berjudul asli “Everything is Fucked”. Buku sebelumnya yang berjudul Sebuah Seni Bersikap Bodo Amat (The Subtle Art of Not Giving a Fuck) menjadi buku laris versi Internasional dan New York Times Best Seller.
Tidak jauh berbeda dengan buku Sebuah Seni Bersikap Bodo Amat yang menjadi viral beberapa tahun lalu. Buku Segala-galanya Ambyar adalah versi terjemahan ke dalam Bahasa Indonesia yang juga membahas tentang kehidupan kita yang tampaknya kacau dan benar-benar ambyar. Mark Manson menyuguhkan fakta-fakta dan kasus dengan pendekatan analisis psikologis dan sains yang disampaikan dengan gaya humor mengenai persoalan inti kehidupan manusia.
Dengan kemajuan teknologi saat ini, pemanfaatan teknologi informasi di semua bidang mutlak diperlukan. Demikian juga di bidang perpustakaan, karena pandemic covid-19, sesuai kebijakan pemerintah layanan langsung Perpustakaan Daerah Kabupaten Grobogan juga ditutup. Guna mengatasi pemenuhan kebutuhan informasi masyarakat di masa Pandemi Covid 19, tahun ini Perpustakaan Daerah Kabupaten Grobogan menyediakan Aplikasi buku digital eBook GROBOGAN.
JAM BUKA
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Grobogan pada Senin, 24 Mei 2021 menyelenggarakan kegiatan “Pelatihan Strategi Pengembangan Perpustakaan Desa” yang diikuti oleh 22 Pengelola Perpustakaan Desa Binaan di Aula Dinarpusda. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Bidang Perpustakaan Ibu Melik Kunto P., SE. MM. mewakili Kepala Dinarpusda.
Read more: TRANSFORMASI PERPUSTAKAAN BERBASIS INKLUSI SOSIAL