Rabu, 25 Juni 2025 — Dalam rangka mempromosikan dan mengapresiasi kekayaan lokal yang terekam dalam karya literasi, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Grobogan menyelenggarakan kegiatan Bedah Buku terhadap koleksi berjudul “Grobogan Mempesona”. Kegiatan ini berlangsung di Pendopo Kabupaten Grobogan dan diikuti oleh beragam unsur masyarakat.
Pada Rabu, 11 Juni 2025, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Grobogan telah menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Lomba Pembuatan Resensi Buku Tahun 2025. Sebanyak 60 peserta terpilih dari berbagai kalangan mengikuti kegiatan ini sebagai bagian dari rangkaian lomba resensi berbasis koleksi perpustakaan. Kegiatan diawali dengan sambutan oleh Kepala Bidang Perpustakaan mewakili Kepala Dinas, Supriyanto, S.Sos., M.M., dan dilanjutkan dengan materi dari narasumber yang berkompeten di bidang literasi dan kepenulisan. Suasana pembekalan berlangsung aktif dan interaktif, mencerminkan antusiasme tinggi dari para peserta.
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Grobogan turut berkontribusi dalam mendukung peningkatan pendidikan dan literasi di daerah operasi Papua Barat. Sebanyak 100 buku bacaan anak-anak telah diserahkan sebagai bentuk dukungan untuk kegiatan pembinaan teritorial yang dilaksanakan oleh Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 410/Alugoro.
Read more: Semangat Literasi dari Grobogan untuk Anak-anak Papua
Selasa, 10 Juni 2025 — Dalam rangka mendukung peningkatan literasi masyarakat melalui media digital, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Grobogan menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Lomba Video Konten Literasi Tahun 2025, bertempat di Aula Dinarpusda.
Read more: Dinarpusda Grobogan Gelar Pembekalan Lomba Video Konten Literasi 2025
Berdasarkan Surat Kepala Perpustakaan RI No.178/1/PPM.00.00/I.2023 Tanggal 4 Januari 2023 perihal Penyusunan Program dan Kegiatan Bidang Perpustakaan Tahun 2023 yang di dalamnya menyebutkan dalam upaya pengembangan potensi dan promosi daerah, Bapak/Ibu Bupati Walikota wajib menulis buku tentang daerahnya, yang meliputi, Asal Usul Daerah, Kebudayaan Asli Daerah, Potensi Pariwisata, Potensi Ekonomi, Potensi Sumber Daya Alam, Potensi Sumber Daya Manusia dan Potensi Kesenian dan Kreatifitas Daerah. Perpustakaan meneindaklanjuti surat tersebut dengan menyusun sebuah buku yang mengangkat tentang sejarah dan potensi daerah Kabupaten Grobogan.
Pada hari kamis, 19 Oktober 2023 Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah mengadakan acara yang bertema “Kajian Publik Penyusunan Draft Buku Sejarah dan Pesona Kabupaten Grobogan” bertujuan untuk mengkaji draft buku sejarah dan potensi yang telah disusun oleh tim penulis .Tim Penulis yang diketuai oleh Yunus Suryawan, S.STP.,M.SI, dkk kepenulisan draft sejak SK Bupati telah diterbitkan. Acara ini juga dihadiri oleh kepala instansi dan perangkat daerah serta budayawan dan ahli sejarah grobogan untuk memberikan masukan dalam penyempurnaan buku. Acara dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Sumber Daya Manusia dan Kemasyarakatan Amin Hidayat, S.Pd.,M.Pd selaku mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan yang berhalangan hadir.
Menghadirkan 2 narasumber ahli yaitu Prof. Sahid Teguh Widodo, M.Hum, PH.D merupakan dari Javanologi UNS dan Drs. Radjiman, M.Pd. seorang ahli sejarah serta ketua tim penulis dari “Sejarah Hari Jadi Kabupaten Grobogan” yang diterbitkan pada tahun 1995. Kehadiran dua narasumber untuk mengkaji lebih dalam lagi tentang tata bahasa, tata penulisan, sumber yang didapatkan dari draft buku sejarah dan pesona grobogan sebelum diterbitkan dan disebarluaskan kepada masyarakat.
Adapun dari hasil diskusi kajian draft buku tersebut terdapat beberapa peserta kajian memberi masukan atau usulan bagi tim penulis seperti salah penyebutan antar kata pengatantar dan prakata, penambahan glosarium, indeks, dan menambahkan catatan kaki dalam setiap mengutip sebuah sumber. Dalam paparan yang disampaikan oleh narasumber ahli Drs. Radjiman, M.Pd “Sejarah merupakan cerita yang selalu hidup dengan kata lain memlilki kata hidup yang tidak akan dimakan oleh usia” yang akan selalu dinamis baik diwaktu lamapu, masa kini dan masa depan. Sedangkan Prof. Sahid Teguh Widodo, M.Hum,.Phd menyatakan bahwa “Sejarah lahir dari sebuah kebudayaan yang diantaranya ada fakta dan mitos, Mitos adalah bentuk kerinduan insan terhadap sang pencipta atau ilahi, sehingga lahirlah kebudayaan baru pada setiap zamannya”. (Oleh : Noor Faahimah)